Senin, 13 Februari 2012

Faktor Manusia

Penglihatan
 Luminans: banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh permukaan obyek.
 Kontras: hubungan antara cahaya yg dikeluarkan oleh suatu obyek & cahaya dari latar belakang obyek tersebut.
 Kecerahan: tanggapan subjektif pada cahaya.
Sudut dan Ketajaman Penglihatan
 Sudut Penglihatan (visual angle): sudut yg berhadapan oleh obyek pada mata.
 Ketajaman Penglihatan (visual acuity): sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat sebuah obyek dengan jelas.
 Medan penglihatan: sudut yg dibentuk ketika mata bergerak ke kiri terjauh dan ke kanan terjauh, yg dapat dibagi menjadi 4 daerah.
 Warna: penglihatan warna normal 128 warna yg berbeda, dgn posisi obyek sudut 60 derajat terhadap mata.
 Psikologi Warna: warna merupakan suatu sensasi yg dihubungkan dengan sistem syaraf kita. Sensasi warna diperoleh dgn adanya interaksi antara warna dgn sistem syaraf sensitif warna kita.
 Persepsi: proses pengalaman seseorang dlm menggunakan sensor warnanya.

Pendengaran
 Kebanyakan manusia dpt mendeteksi suara dlm kisaran frekuensi 20 Hertz sampai 20 KHertz, tetapi batas bwh & batas atas biasanya dipengaruhi olh umur dan kesehatan seseorang.
 Suara yg berkisar pada frekuensi1000-4000 Hertz menyebabkan pendengaran menjadi lebih sensitif.
Suara juga dapat bervariasi dlm hal kebisingan (laudness)
 Suara bisikan: 20 dB
 Percakapan: 50 dB sampai 70 dB.
 Kerusakan Telinga: lebih dari 140 dB.
 Penggunaan suara dlm IMK memerlukan pertimbangan & perancangan yg baik.

Sentuhan
 Sensitifitas sentuhan lebih dikaitkan dengan aspek ergonomis (faktor kenyamanan kerja) dalam sebuah sistem.
 Manusia merasa lebih nyaman apabila tangannya merasakan adanya sensasi sentuhan.

Pemodelan sistem pengolahan
 Pengolahan sadar (conscious processing) terjadi ketika rangsangan yg datang dibawa ke bagian intelektual dan memerlukan beberapa waktu untuk menghasilkan suatu tanggapan yg sesuai.
 Pengolahan Otomatis (reflek)
Register Sensori
 Pengolahan perseptual yg menyediakan hubungan dari organ-organ sensori ke otak dapat dipandang sebagai sekumpulan register penyangga temporer.
 Informasi yg masuk akan disimpan dlm bentuk fisik, dan bukan dlm bentuk simbolik.
Kanal Kapasitas Rendah
 Kanal antara register sensori dan memori jangka pendek mempunyai kapasitas rendah yg secara praktis menyatakan adanya keterbatasan seseorang untuk memperhatikan semua masukan sensori secara serentak.
 Laju data masukan secara sadar mempunyai kecepatan rendah.
Memori Jangka Pendek
 Dapat dilihat sebagai penyimpan temporer.
 Informasi disimpan dlm bentuk terkodekan bukan dlm bentuk fisik.
 Memori kapasitas rendah mempunyai waktu penyimpanan yg sangat singkat, sekitar 20 – 30 detik.
 Memori Jangka Panjang
 Informasi dlm memori jangka pendek akan dikirim ke memori jangka panjang dengan suatu usaha di bawah kesadaran penuh yg disebut belajar atau lewat proses bawah sadar yg berulang-ulang.


Sikap dan Kecemasan Pengguna
 Sikap negatif pengguna ketika sedang menggunakan komputer dapat mempengaruhi unjuk kerja pengguna serta mengurangi kemampuannya untuk mempelajari sistem komputer.
 Kecemasan pengguna seringkali ditimbulkan oleh adanya rasa takut salah.
 Sistem Komputer harus dirancang agar mempunyai sifat yg ramah dengan pengguna.
 Sistem Komputer sebaiknya juga dapat memberikan semacam petunjuk ketika pengguna melakukan kesalahan.

Pengendalian motorik
 Responder utama pada diri operator manusia adalah dua buah tangan yg berisi 10 jari, dua kaki, dan satu suara.
 Kebanyakan orang yg terbiasa melakukan tugas pengetikan 10 jari untuk mendapatkan kecepatan 1000 huruf per menit barangkali merupakan kemampuan yg umum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar